Monday, September 26, 2022

Tur Konser “Sixty”, Bukti The Rolling Stones Tetap ‘Gacor’

Di musim semi tahun 1993, foto Mick Jagger muncul di cover depan majalah Esquire dengan judul “Have You Seen Your Grandfather, Baby, Standing in the Shadow?”. Terjemahan bebasnya kira-kira “Pernah Lihat Wajah Kakekmu, Nak?”. Selain merujuk pada single Rolling Stones rilisan tahun 1963 yang berjudul “Have You Seen Your Mother, Baby, Standing in the Shadow?” judul tersebut nampaknya juga secara satiris ingin ‘menyapa’ dan bertanya kepada publik pembaca dari generasi yang lebih muda, apakah mereka kenal Mick Jagger?  Maklum Jagger dan Rolling Stones adalah ‘produk lawasan’, mulai berkarir di awal era 60-an, yang sangat mungkin sudah tidak dikenal lagi.

The Rolling Stones : Charlie Watts, Mick Jagger, Keith Richards, Bill Wyman and Brian Jones

Pertanyaan tersebut terasa aneh mengingat usia Mick Jagger saat itu baru 50 tahun, usia matang dan masih jauh dari renta, dan dirinyapun masih aktif manggung walaupun tidak sesering semasa belianya. Pertanyaan tersebut seharusnya lebih pas jika ditanyakan sekarang, 29 tahun kemudian.

Tapi anehnya, justru di usia ke 79-nya tahun ini, Jagger malah masih ‘pecicilan’ di atas panggung, bersama Rolling Stones menggelar rangkaian tur konser keliling Eropa bertajuk Sixty: ’62-‘22  buat memperingati 60 tahun kiprah mereka di pentas musik dunia. Diawali dari Madrid, Spanyol, tanggal 1 Juni lalu, dan direncanakan berakhir di Stockholm, Swedia, 31 Juli mendatang.

Bahkan dalam seri kedua konsernya di Olympia Stadion, di Munich, Jerman, Minggu 5 Juni lalu, aksi panggung Mick Jagger, Keith Richard (79 tahun) dan Ron Wood (75 tahun), 3 figur tersisa dari 5 dan lantas 4 personel Rolling Stones sebelumnya, sepeninggal bassist Bill Wyman (resign) dan drummer Charlie Watts (wafat), masih tetap ‘gacor’, memukau ribuan penonton! Sebagaimana dikabarkan Rob Levine di laman billboard.com, gerakan kaki Jagger memang tidak lagi selincah dulu, tapi aksinya masih tetap mendominasi panggung yang di-setting dengan 2 sayap di kanan kiri, plus catwalk panjang di tengah, menembus area penonton.

Di Munich, Rolling Stones membuka konsernya dengan lagu “Street Fighting Man” dan “19th Nervous Breakdown”, yang dilanjut dengan “Rocks Off”, “Tumbling Dice” dan lantas “Out of Time” yang disebut Jagger, mereka tampilkan lebih baik daripada sewaktu konser pertama di Wanda Stadium, Madrid, Spanyol. Setelah mengajak penonton bernyanyi bersama di lagu “Ruby Tuesday” dan “You Can’t Always Get What You Want”, mereka melanjutkan aksinya dengan “Living in a Ghost Town” dan hit legendaris “Honky Tonk Women”.

Dengan dukungan 2 additional player Daryl Jones mengisi posisi Bill Wyman dan Steve Jordan untuk Charlie Watts, Rolling Stones membangkitkan histeria penonton ketika memainkan “Miss You”, “Midnight Rambler” dan 4 lagu iconic mereka : “Start Me Up”, “Paint It Black”, “Sympathy for the Devil”, dan “Jumpin’ Jack Flash”. Sesudahnya, diringi sorotan follow lamp, Jagger bersama penyanyi latar Sasha Allen turun menyusuri catwalk, menembus area penonton dan mengajak mereka bernyanyi “Gimme Shelter”.

Momen konser di Munich yang ditutup dengan hits abadi “(I Can’t Get No) Satisfaction” membuktikan bahwa Rolling Stones tak pernah kehilangan daya magisnya untuk memikat publik musik, bukan hanya fans seumuran, atau 10 sampai 40 tahun di bawah usia mereka, tapi bahkan hingga anak muda yang 50 tahun lebih muda dan pantas jadi cucu mereka.  Keep it rolling, Stones!

 

Sumber foto : Reuters; Getty Images

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Most Popular

Latest Articles