Wednesday, July 24, 2024

Promo Unik Madhang Gedhen Amarelo Hotel Untuk Pecinta Kuliner Nusantara

Dalam bahasa Jawa, ‘Madhang gedhen’ mengandung arti makan besar dan inilah yang saat ini ditawarkan oleh Amarelo Hotel Solo. Hotel bintang tiga yang terletak di Jalan Gatot Subroto No, 89 – 103, Surakarta ini mengambil istilah tersebut untuk menggelar promo unik berupa santap makan siang di Brisque Resto.

Promo ini berlaku setiap hari Senin – Kamis dari jam 12.00 – 14.00 WIB dengan harga terjangkau Rp35.000 nett/pax. Sedangkan menunya adalah masakan nusantara dengan cita rasa yang sangat khas hasil olahan para cheft berpengalaman dari Amarelo Hotel.

Hidangan tersebut terdiri dari menu pembuka atau appetizer, menu utama atau main course, dan makanan penutup atau dessert. Mulai dari aneka sup segar, beragam menu berprotein tinggi seperti ayam, telur, ikan, salad, dan sayur. Kemudian untuk hidangan penutupnya, terdapat bermacam-macam puding, buah, dan pastry.

Semua tersaji secara lengkap dan dihidangkan dengan konsep buffet all you can eat (AYCE) atau prasmanan. Bukan itu saja, para pengunjung juga akan dimanjakan oleh hiburan live music akustik.

Melalui promo unik tersebut, Amarelo Hotel berniat menciptakan titip kumpul untuk masyarakat yang ingin menikmati makan siang dengan panorama Kota Solo. Apalagi lokasinya terletak tepat di tengah kota dan harganya dapat dibilang cukup murah dan semua bisa menyantap berbagai hidangan sepuas hati selama dua jam.

Madhang Gedhen adalah promo yang akan berlangsung sampai menjelang bulan suci Ramadhan. Hingga saat ini masyarakat memiliki antusias tinggi dengan bukti tiap hari ada sekitar 70 tamu yang tertarik bergabung dalam promo ini. Apalagi dengan adanya bonus pembagian voucher yang diberikan secara acak bagi para tamu yang hadir.

HUT Kota Solo

Masih di Brisque Resto, pada Jumat, 16 Februari 2024 kemarin Amarelo Hotel turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Solo ke-279. Kegiatan yang dilakukan bersama Dinas Pariwisata Solo ini digelar dalam bentuk lomba pemotretan atau street photography dengan lokasi sepanjang Jalan Gatot Subroto (Gatsu).

Turut ambil bagian dalam ajang ini adalah Solo is Solo yang merupakan wadah bagi para kreator yang kerap menuangkan ide-ide kreasi melalui performing art, mural, dan souvenir kreatif.

Di lomba pemotretan tersebut setiap peserta saling bersaing untuk mendapatkan angle terbaik agar bisa menciptakan karya foto berkualitas. Adapun yang berperan menjadi model adalah Shinta dan Ophira yang dalam kesempatan ini mengenakan baju kebaya karya desainer Greesa Stuff.

Ada sejumlah tamu penting hadir di acara ini seperti Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata Solo Anies Dyah Oktavianti, Founder Solo is Solo Irul, dan Harry selaku pemilik Mammot Photograpy. Mereka bertiga didapuk menjadi juri dan menetapkan Sendy Winner sebagai juara pertama. Kemudian untuk juara kedua dan ketiga dipegang oleh Aditya Danu dan Frans.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -[the_ad_group id="192"]
[the_ad_group id="192"]

Most Popular

Latest Articles