Saturday, November 26, 2022

Pedagang Kaki Lima dan UMKM Siap Ramaikan CFD Colomadu Karanganyar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar membuat keputusan untuk membuka Car Free Day (CFD) baru di Colomadu. Kegiatan ini akan dimulai pada 25 September 2022 di Jl. Adisucipto, tepatnya dari simpang tiga Hotel Alana hingga simpang empat Colomadu sepanjang sekitar 3,4 kilometer.

Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono saat bertemu wartawan beberapa hari lalu. Dia berpendapat, CFD merupakan agenda yang sejak lama sudah ditunggu oleh masyarakat. Selain itu yang lebih penting lagi even ini bisa berperan sebagai media untuk menumbuhkan dan membangkitkan perekonomian rakyat.

Aktivitas pagi hari ini akan diramaikan oleh seribuan pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku UMKM. Menurut penjelasan dari Solopos, informasi ini berasal dari hasil pendataan PKL dan UMKM yang berniat menjadi peserta CFD oleh pihak pemerintah Kecamatan Colomadu.

Pendataan tersebut dilakukan melalui platform Google Form sejak 8 September 2022 kemarin. Hasilnya, terdapat 1.338 pelaku UMKM dan PKL yang berminat bergabung dan berpartisipasi dalam kegiatan CFD. Produksnya sangat beragam, mulai dari aneka jajanan kuliner, kerajinan tangan, pakaian, hingga perabot rumah tangga.

Camat Colomadu Sriyono Budi Santosa mengungkapkan, para peserta ini tidak hanya berasal dari Colomadu saja. Bahkan tidak sedikit yang datang dari luar Karanganyar seperti Solo, Boyolali, Sukoharjo, dan lainnya.

Hingga saat ini pihaknya belum membuat batasan jumlah peserta yang berpartisipasi dalam acara mingguan tersebut. Namun apabila sudah terlalu banyak, tentu akan ada evaluasi. Terlebih mengingat bahwa ketersediaan tempat dan lahan untuk menggelar dagangan mereka juga terbatas.

Dukungan Dari Banyak Pihak

Selain pemerintah dan masyarakat, dukungan atas penyelenggaraan CFD Colomadu juga datang kalangan DPRD Karanganyar. Salah satunya berasal dari Joko Pramono yang menilai kegiatan tersebut dapat membantu membangkitkan dan menggairahkan UMKM setempat.

Kendati demikian pada sisi yang lain Joko juga mengasih pesan agar para pemangku kegiatan ini untuk melakukan koordinasi dan komunikasi dengan daerah lain. Apalagi mengingat Colomadu merupakan jalan nasional yang sering jadi lintasan untuk warga Solo, Sukoharjo, dan Boyolali serta menjadi akses utama ke bandara Adisumarmo.

General Manager The Alana Hotel and Convention Center Sistho A. Srestho juga ikut memberi dukungan. Menurutnya wacana penyelenggaraan CFD Colomadu telah lama dinantikan olah para pengusaha khususnya bidang pariwisata, restoran, dan perhotelan yang berlokasi di kawasan tersebut.

Alasannya karena even ini memiliki potensi sangat besar, sehingga pihaknya memberi dukungan 100%. Menurut Sistho, gelaran CFD akan membuat keberadaan Colomadu makin dikenal oleh masyarakat luas. Hal ini berpengaruh besar pada dunia pariwisata di Karanganyar khususnya Colomadu.

Melalui CFD pula, dalam wawancaranya dengan radarsolo.jawapos.com Sistho juga menegaskan akan ada benefit yang dirasakan oleh pengelola hotel di Colomadu. Salah satunya semua tamu mempunyai alternatif lain untuk berwisata, tanpa harus pergi ke CFD Slamet Riyadi yang ada di Solo.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Most Popular

Latest Articles