Monday, May 27, 2024
[the_ad_group id="193"]

Musim Libur Bikin Pelaku Industri Wisata di Karanganyar Jadi Sumringah

Musim libur sekolah, Natal, hingga tahun baru memang selalu membawa berkah bagi para pelaku industri wisata. Termasuk Kabupaten Karanganyar terutama di kawasan Tawangmangu yang sejak dulu sudah menjadi destinasi utama pelancong luar daerah untuk berlibur.

Sebagian besar hotel, cottage, vila, dan penginapan lain yang berada di lereng Gunung Lawu tersebut telah terpesan sampai awal Januari 2024. Bahkan peningkatan ini mulai terasa sejak awal Desember 2023 lalu dan mayoritas yang memesan berasal dari luar kota seperti Bandung, Jakarta, Semarang, dan sebagainya.

Penasihat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karanganyar, Karwadi menyebutkan hal ini pada wartawan yang menemuinya di Tawangmangu. Dijelaskan, okupansi atau tingkat hunian penginapan mengalami kenaikan yang cukup tinggi saat musim libur Natal dan tahun baru.

Dia menambahkan, banyak pemilik penginapan di kawasan wisata Tawangmangu dan Ngargoyoso yang sumringah atau tersenyum menghadapi kondisi semacam ini. Bagi mereka, peningkatan hunian penginapan ini bagai pesta lebaran yang harus disambut dengan kegembiraan.

Hal yang sama dikemukakan oleh Direktur Utama (Dirut) The Lawu Group, Parmin Sastro Wijono. Dia mengaku semua objek wisata yang dikelola perusahaannya, mulai dari Tawangmangu Wonderpark, Sakura Hills, hingga Jembatan Kaca Kemuning Sky Hills tidak pernah sepi dari pelancong selama musim libur.

Dia memprediksi, peningkatan ini akan terus berlangsung hingga awal tahun baru atau Januari 2024. Atas dasar inilah pihak manajemen telah melalukan berbagai persiapan kenyamanan para pengunjung terutama terkait dengan sistem keamaman pada wahana permainan.

Selain itu ada upaya lain yang ikut dilakukan misalnya dengan memperindah kawasan wisata dan menambah wahana permainan. Sehingga wisatawan jadi makin senang dan tertarik untuk menghabiskan masa liburan mereka di destinasi tersebut. Parmin juga menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk tidak menaikan harga tiket kendati jumlah wisatawan yang datang terus meningkat.

Serbuan ke Wisata Kuliner

Tak hanya hotel atau penginapan dan objek wisata, serbuan pelancong juga terjadi di pusat kuliner dan oleh-oleh. Geliat wisata dari sektor ini tidak terlepas dari kebutuhan wisata Tawangmangu yang terkenal memiliki harga terjangkau sekaligus murah.

Pada sisi yang lain para pelaku usaha di bidang tersebut telah turut berjanji tidak akan menaikan harga apalagi secara ugal-ugalan. Mereka menyadari, apabila ada kenaikan harga yang terlalu tinggi bisa membuat wisatawan kapok datang lagi.

Jika ingin mencari keuntungan yang lebih besar, ada langkah lain yang bisa dilakukan misalnya dengan meningkatkan cita rasa dan kualitas makanan. Selain itu yang tidak boleh dilupakan adalah keramahan dalam memberikan layanan.

Seiring dengan peningkatan kunjungan wisatawan di Kabupaten Karanganyar ini pula arus lalu lintas di daerah ini ikut menjadi padat. Kapolres Karanganyar, AKBP Jerrold Hendra Yosef Kumontoy menyebutkan, kepadatan ini terasa meningkat sejak sepekan lalu. Kendati demikian semua bisa terkendali dengan baik dan aman.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -[the_ad_group id="192"]
[the_ad_group id="192"]

Most Popular

Latest Articles