Wednesday, June 19, 2024
[the_ad_group id="193"]

Layanan Home Care Perawatan Luka Diabetes Persembahan RS Kasih Ibu

Sejak berdiri pertamakali pada 1979, Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Solo terus berusaha memberi layanan terbaik untuk masyarakat, termasuk mereka yang sedang menderita diabetes. Salah satu masalah terbesar yang sering dihadapi oleh penderita penyakit ini antara lain adalah mudah mengalami luka bahkan infeksi yang sulit disembuhkan.

Di dunia kedokteran, luka diabetes acap disebut dengan istilah diabetic uler. Luka ini terjadi karena ada kandungan gula darah yang terlalu tinggi di tubuh. Selain itu pada umumnya luka ini lebih sering di area kaki, kendati kadangkala muncul pula di bagian tubuh yang lain. 

Ciri Luka Diabetes

Ada beberapa ciri khusus yang mudah dikenali pada luka diabetes dan salah satunya adalah warna kulit terlihat menggelap atau kemerahan di area sekitar luka. Setelah itu muncul cairan atau nanah, kemudian menimbulkan bau tidak sedap. Berikutnya kulit yang terluka akan terasa sakit dan tampak bengkak.

Apabila diabetesnya tidak segera sembuh apalagi sudah terlanjur parah, lukanya dapat semakin menyebar akibat adanya hambatan di aliran darah. Namun sayangnya, ciri ini sering tidak disadari oleh pasien sehingga luka tersebut mengalami infeksi.

Penyebab dan Dampak Luka Diabetes Tidak Mudah Sembuh

Selain kadar gula darah yang tinggi dan hambatan di aliran darah, masih ada beberapa faktor lain yang membuat luka diabetes tidak gampang sembuh. Misalnya daya tahan tubuh yang melemah karena hal ini bisa berpengaruh terhadap kinerja sel darah putih. Padahal sel darah ini punya peran penting untuk melawan virus dan bakteri penyebab luka.

Penyakit diabetes bisa menimbulkan akibat lain berupa neuropati diabetik. Bentuknya berupa kerusakan serius pada saraf karena tidak terkontrolnya glukosa darah. Sesudah itu gangguan tersebut akan mengakibatkan proses penyembuhan luka jadi terhambat dan makin sulit disembuhkan.

Jika lukanya sudah menyebar dan terlanjur parah, akan ada dampak lain yang muncul, yakni gangrene atau kematian kulit, otot, hingga jaringan di kaki. Apabila pengobatan medis sudah tidak mampu lagi menanggulangi masalah ini, maka tak ada pilihan lain kecuali amputasi.

Agar terhindar dari semua risiko di atas, penderita diabetes harus rajin membersihkan luka. Selanjutnya jangan lupa mengasih tutup perban dan memakai obat luka diabetes dari dokter. Kemudian saat bepergian pakai sandal dan apabila lebih senang memakai sepatu, pilih yang ukurannya lebih longgar dari ukuran kaki.

Bagi sebagian orang, perawatan semacam ini mungkin tidak dapat dilakukan sendiri, termasuk keluarganya. Bahkan ada kalanya pula mereka tidak bisa datang langsung ke rumah sakit karena alasan tertentu seperti kemacetan lalu lintas, antrian yang panjang, dan sebagainya. 

Berdasarkan situasi inilah RS Kasih Ibu menyediakan layanan home care pemeriksaan dan perawatan luka diabetes. Informasi lengkap beserta pendaftarannya bisa diperoleh melalui sambungan telepon di nomor 0271 714422 (ex. 6900) dan 0821 3462 2227.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -[the_ad_group id="192"]
[the_ad_group id="192"]

Most Popular

Latest Articles