Wednesday, July 24, 2024

Lagu Mendung Tanpo Udan Bakal Diangkat Jadi Cerita Film Drama Komedi

Mendung Tanpo Udan merupakan sebuah judul lagu yang dulu pernah jadi viral dan saat ini masih populer di masyarakat. Menurut rencana, karya tersebut akan diangkat menjadi film drama komedi dengan tajuk yang sama.

Kris Budiman selaku sutradara film tersebut menyarakan, film ini adalah hasil adopsi novel yang ditulis oleh Fairuzul Mumtaz dengan judul Mendung Tanpo Udan. Setelah itu dalam perkembangan selanjutnya dijadikan sebagai lagu dengan judul yang juga sama.

Sipnosis Film

Disebutkan, film tersebut dia digarap bersama Gianluigi Christoikov sebagai penulis naskah. Secara garis besar bercerita perjalanan seorang pemuda bernama Udan yang kebingungan saat harus menentukan arah hidupnya. Dia berada di tengah dua pilihan, antara menuruti tuntutan idealismenya sebagai musisi atau bekerja sebagaimana orang biasa.

Kegalauan ini kemudian menimbulkan dampak terhadap hubungan cintanya dengan sang kekasih, Mendung. Wanita ini merupakan seorang perempuan yang mempunyai cita-cita ingin berkarier di dunia kerja dan lebih senang menjalani kehidupan secara realistis.
Dalam kisah ini, Udin harus menghadapi tantangan dan perjuangan yang sangat keras. Dia tidak hanya punya kewajiban dapat membuktikan apabila keinginannya untuk jadi musisi bisa terwujud, tetapi juga harus mampu memastikan bahwa Mendung tak akan pergi meninggalkan dirinya.

Lokasi Syuting

Sebagian besar lokasi pembuatan atau syuting film ini akan disesuaikan dengan latar belakang cerita dalam novel, yakni Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Ditargetkan dapat selesai selama 15 hari sehingga bisa di-launching usai Lebaran atau sekitar Mei 2023. Kendati demikian Kris tidak berani memastikan jadwal tersebut karena ini merupakan tugas dari pihak production house (PH).

Produser Nant Entertainment, Muhammad Hananto yang bertindak sebagai penggarap film turut berpesan. Mendung Tanpo Udan akan menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa utama terutama dialog antar tokoh. Tujuannya untuk menguatkan karakter dan rasa film tersebut, apalagi lagunya sendiri merupakan lagu Jawa.

Ditambahkan, tujuan lain dari konsep tersebut yaitu untuk lebih mengenalkan Bahasa Jawa. Sedangkan Yogyakarta dipilih menjadi lokasi syuting karena ada niatan untuk membantu mempromosikan kota ini kepada masyarakat. Sehingga film tersebut tidak hanya sekedar menjadi hiburan semata.

Melibatkan Talenta-Talenta Industri Kreatif

Dalam wawancaranya dengan Liputan6 Hananto mengungkapkan pula jika produksi film Mendung Tanpo Udan akan melibatkan talenta-talenta industri kreatif, mulai dari para pemain film, kreator konten, komika atau komedian, dan pelaku seni lainnya.
Aktor nasional yang mendapat tugas menjadi tokoh utama Udan adalah Erick Estrada. Sedangkan tokoh Mendung akan dimainkan oleh Yunita Siregar. Beberapa pemain yang ikut terlibat antara lain Marcel Darwin, Kery Astina, Aulia Deas, dan komedian wanita kondang dari Yogyakarta, Yati Pesek.

Selain itu ada sejumlah talenta lokal yang diikutsertakan seperti Migga Sadewa, Wijil, Bimacho, Alit Jabang Bayi, Gepeng Kesana-Kesini, Popo Java, dan grup Shaggydog. Kukuh Prasetya Kudamai yang tak lain adalah pencipta lagu Mendung Tanpo Udan juga dilibatkan dalam pembuatan film tersebut.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -[the_ad_group id="192"]
[the_ad_group id="192"]

Most Popular

Latest Articles