Wednesday, September 28, 2022

Indonesia Master 2022 ‘Kelar’, Indonesia Kebagian Satu Gelar

Turnamen bulutangkis Daihatsu Indonesia Master 2022 yang berlangsung dari tanggal 7 Juni di Istora Senayan, Jakarta, telah berakhir Minggu (12/6) kemarin. Indonesia hanya kebagian satu gelar lewat pasangan ganda putra Fajar Alfian/Rian Ardianto, setelah dalam partai final berhasil mengalahkan pasangan dari China, Liang Wei Keng/Wang Chang, 21-10 21-17. Ini merupakan gelar kedua ‘FajRi’ julukan populer mereka dalam tahun ini, setelah sukses menjuarai Yonex Swiss Open, Maret lalu.

Indonesia sebenarnya memiliki peluang untuk memperoleh gelar juara tambahan di ganda putri, namun sayang Apriyani Rahayu dan pasangan barunya Siti Fadia Silva Ramadhanti terpaksa harus mengakui keunggulan ganda dari China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dengan skor 18-21 12-21. Pasangan China ini berhasil dikalahkan Apri saat masih berpasangan dengan Greysia Polii, di final Olimpiade Tokyo 2020 lalu,

China sukses mendominasi Daihatsu Indonesia Master 2022 setelah merebut dua gelar lainnya melalui tunggal putri Chen Yu Fei yang menaklukkan perlawanan tunggal putri Thailand Ratchanok Intanon 21-16 18-21 21-15 melalui pertarungan selama 74 menit, terpanjang dalam lima partai final kemarin; dan lewat ganda campuran Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong yang berhasil menghentikan perlawanan ganda campuran Perancis, yang secara mengejutkan mampu menembus partai final,  Thom Gicquel/Delphine Delrue dengan skor 21-13 21-14.

Di sektor tunggal putra, seperti yang sudah diperkirakan, pebulutangkis asal Denmark Viktor Axelsen menampilkan permainan menyerang yang terpola secara rapi dan memukau penonton untuk menamatkan perlawanan Chou Tien Chen dalam pertarungan straight set 21-10 21-12.

Keberhasilan tim bulutangkis Indonesia merebut satu gelar di Indonesia Master tahun ini masih lebih baik dibanding nir gelar dalam turnamen yang sama tahun lalu, yang digelar tanpa penonton di Bali. Sekalipun demikian, dalam sejarah turnamen yang semula bernama Indonesia Open Grand Prix Gold dan mulai bergulir sejak tahun 2010 di Samarinda ini,   Indonesia masih menjadi negara tersukses dengan total telah merebut 26 gelar juara, disusul China 15 gelar dan Jepang 6 gelar.

Selanjutnya, para pebulutangkis peserta Indonesia Master akan kembali bertanding di turnamen East Venture Indonesia Open 2022, yang juga berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, 14 – 19 Juni 2022.  Indonesia Open merupakan ajang yang lebih bergengsi, karena merupakan bagian dari BWF Super 1000 Series dengan total hadiah senilai USD 1.200.000; jauh lebih tinggi levelnya dari Indonesia Master yang masuk kategori Super 500, dengan total hadiah ‘hanya’ USD 360.000. Pertarungan diperkirakan akan jauh lebih sengit mengingat peserta yang absen dari Indonesia Master, khususnya dari Jepang, akan turut berlaga. (Sumber Foto : Antara, BWF, tempo.co)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Most Popular

Latest Articles