Monday, September 26, 2022

Gelaran APG 2022, Panitia Siapkan Suvenir Berupa Wayang Kulit Rajamala

Tidak akan lama lagi, persisnya pada 30 Juli hingga 6 Agustus 2022 mendatang, Solo akan jadi tuan rumah penyelenggaraan ajang Asean Para Games (APG) 2022. Dalam gelaran ini panitia telah menyiapkan kerajinan wayang kulit Rajamala sebagai suvenir. Tidak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai 2.600 wayang.

Pemberian suvenir ini ditujukan untuk para atlet dan official. Mereka merupakan tamu negara yang datang ke Solo melalui perlombaan olahraga multinasional tersebut. Jadi sangat wajar apabila sosok-sosok istimewa ini mendapat cinderamata yang istimewa pula.

Hasil Karya Sanggar Wayang Gogon

Sebagaimana laporan dari Solopos, suvenir tersebut memiliki tinggi 25 sentimeter dan merupakan hasil karya para perajin dari Sanggar Wayang Gogon. Mereka membuat hasta karya tersebut di rumah produksi Kelurahan Jebres dan Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Semanggi Harmony.

Menurut rencana setelah melalui proses desain hingga sungging dan pengecatan, akan langsung dimasukkan dalam kotak khusus. Setelah itu diberikan pada panitia pada 26 Juli 2022.

Saat berjumpa dengan wartawan, Margono selaku pengelola Sanggar Wayang Gogon menyebutkan pihaknya menggunakan bahan utama dari kulit sapi, kerbau dan domba. Selain wayang kulit Rajamala, ada suvernir lain misalnya kalung yang dijuga dibuat di sanggarnya.

Meski sempat kaget karena pesanannya datang secara mendadak dengan jumlah yang banyak, Margono tetap merasa senang dan bangga. Sebelum mengerjakan tugas berat tersebut, dia sempat menawarkan beberapa sampel dari kayu, aklirik, dan kulit. Lalu untuk pemilihannya, baru ditentukan sekitar empat hari lalu.

Meski jadwalnya sangat mepet, untungnya Margono tidak menemui kesulitan bearti dalam membuat suvenir tersebut bersama teman-temannya. Apalagi semua bersedia melakukan kerja lembur.

Margono menceritakan, dalam cerita pewayangan Rajamala adalah seorang senopati yang dalam setiap pertarungan tidak pernah terkalahkan. Jika terbunuh, sosok ini akan langsung terjun ke dalam air dan setelah itu dapat hidup kembali. Selain itu Rajamala juga sering dijadikan simbol untuk menolak kesialan atau bala.

Walikota Surakarta Gibran Rakabumingraka menyatakan, pihaknya memilih maskot Rajamala dan logo keris karena keduanya merupakan representasi budaya Kota Solo. Selain itu dia ingin menghadirkan sesuatu yang memiliki nilai sangat khas.

Di gelaran APG 2022, Gibran bertindak sebagai Ketua Indonesia Asean Para Games Organizing Committee (INASPOC). Sebelumnya banyak pengamat yang menyatakan gelaran tersebut tidak hanya mampu mengangkat nama Kota Solo saja, melainkan juga bisa memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

APG 2022 diikuti oleh sebelas negara Asean, yakni Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, Vietnam, Tomor Lesta, dan Filipina. Sedangkan jumlah pesertanya mencapai 2.309 orang, terdiri dari 1.648 atlet dan 661 official.

Mereka akan bertanding dalam 14 cabang olahraga. Selain Solo yang jadi pusat laga,  ada beberapa daerah lain yang ikut menjadi venue pertandingan seperti Karanganyar, Sukoharjo, dan Semarang.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Most Popular

Latest Articles