Monday, May 27, 2024
[the_ad_group id="193"]

Bu Tejo, Potret Emak-Emak Yang Suka Cerewet Namun Punya Sifat Jenaka

Masih ingat Bu Tejo?. Karakter emak-emak yang ketika bicara selalu pakai logat khas Jawa ini hadir pertama kali dalam sebuah film pendek berjudul ‘Tilik’ produksi tahun 2018. Film karya sutradara Wahyu Agung Prasetya tersebut menuai perhatian tinggi dari masyarakat setelah diputar di kanal Youtube saat pandemi Covid-19 berkecamuk pada 2020.

‘Tilik’ merupakan sebuah istilah bahasa Jawa yang mengandung arti menjenguk. Tak jauh beda dengan judulnya, film ini menceritakan rombongan emak-emak dari desa yang melakukan perjalanan ke kota dengan kendaraan truk. Mereka ingin menjenguk tetangganya yang lagi sakit dan dirawat di rumah sakit.

Dalam rombongan perjalanan tersebut, Bu Tejo yang dimainkan oleh Siti Fauziah jadi sosok yang paling dominan. Dia sering berceloteh tiada henti, hingga bikin para emak merasa jengah namun di sisi lain jadi tertarik bergabung sambil bergosip.

Selain cerewet dan bergosip, Bu Tejo dihadirkan sebagai sosok yang sering memakai  baju warna mencolok sekaligus sika memamerkan kekayaan. Misalnya melalui gelang emas yang melingkari tangannya dan dia memang punya harta berlimpah dibanding emak-emak yang lain.

Hadir Melalui Film Layar Lebar

Ketika itu sosok Bu Tejo sering menjadi topik perbincangan di berbagai media sosial, khususnya terkait dengan karakternya yang besar mulut namun selalu terlihat jenaka. Kali ini, tokoh tersebut dihadirkan kembali melalui film layar lebar berjudul ‘Bu Tejo Sowan Jakarta’ dengan sutradara Andibachtiar dan naskahnya ditulis oleh Aaron Hart.

Dalam versi baru ini dikisahkan Bu Tejo bersama para emak tetangganya berencana mengadakan acara liburan. Namun dalam pertemuannya dengan Bu Isna, Bu Eko, Yu Saodah, dan Yu Sam, mereka kesulitan menentukan tempat yang mau dituju.

Beberapa waktu kemudian, anak laki-laki Bu Tejo, Teddy datang dari Jakarta dan saat sampai di rumah langsung menyampaikan niatnya untuk segera menikah. Bu Tejo dan suaminya, Pak Teja langsung menyambut rencana ini dengan penuh kegembiraan.

Tapi usai mengetahui bahwa calon menantunya merupakan keturunan China, Bu Tejo tidak mau menyetujui rencana tersebut. Hal ini mengakibatkan hubungan keluarga di antara mereka jadi renggang dan kerap diwarnai keributan.

Sementara itu dalam waktu yang bersamaan, adik Teddy yang bernama Shintya punya rencana pergi ke Jakarta. Momen ini segera dimanfaatkan oleh Teddy untuk mengajak emak-emak tetangganya untuk liburan bersama di Jakarta dengan tawaran yang sangat menggiurkan, berupa bus dan penginapan gratis.

Tapi tentu saja ada maksud tersembunyi dalam penawaran tersebut, yakni Teddy tetap berniat melanjutkan rencananya melamar dan menikahi gadis pujaannya. Langkah ini membuat kisah dalam film tersebut jadi makin berkembang dan kerap memunculkan beragam kelucuan.

‘Bu Tejo Sowan Jakarta’ sendiri sudah mulai tayang di bioskop sejak 18 Januari 2024. Selain penuh adegan komedi, kisah dalam film ini adalah pengggambaran nyata dari kehidupan sehari-hari masyarakat dan ini pula yang merupakan daya tarik utamanya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -[the_ad_group id="192"]
[the_ad_group id="192"]

Most Popular

Latest Articles