Monday, September 26, 2022

7R Agar Kita Tidak Menyumbang Sampah Fashion

Semenjak pandemi, tumpukan sampah sandang semakin menumpuk, masker menjadi salah satu ‘penyumbang’ baru. Berdasarkan data pada tahun 2020, sebanyak 80-81% limbah yang mencemari lautan saat ini adalah limbah tekstil atau sisa industri tekstil. Baik itu dari baju yang tak terpakai, sisa kain dan limbah pewarnaan kimiawi yang kesemuanya berujung di lautan. (Sumber: Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut)

 

Femina mengajak belajar 7 langkah yang bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari agar kita tidak ikut menyumbang sampah-sampah mode ini.

Reduce

Tidak ada salah Anda senang pada fast fashion yang berganti model hampir setiap bulan. Pikirkan saja berapa banyak baju yang akhirnya teronggok di lemari karena Anda kebanyakan baju.

Tren selalu berulang, jadi pilihlah beberapa potong saja yang sesuai musim dan sisanya yang lebih banyak ada baiknya Anda membeli busana berpotongan klasik dalam warna aman yang bisa diterima dalam perputaran tren.

Tanpa disadari hal ini akan berdampak besar pada banyaknya sampah mode pada pembuangan akhir. Ketika Anda membayar harga lebih, biasanya Anda juga akan sayang pada baju-baju itu dan digunakan dalam waktu lama.

 

Reuse

Reuse atau menggunakan kembali baju lama adalah solusi praktis gaya hidup hijau yang perlu diterapkan setiap orang. Terapkan hal ini pada baju-baju anak yang cepat sempit. Anda bisa menyimpannya untuk si adik kelak atau menjadi ‘lungsuran’ yang manis bagi para sepupu dan keponakan. Bahkan untuk barang-barang yang lebih tahan lama, tradisi lungsuran ini bisa berputar sebagai tradisi keluarga.

Menyimpan busana tertentu yang diprediksi akan kembali beberapa tahun lagi juga menarik untuk dicoba. Ingat, perputaran mode saat ini lebih cepat dari sebelumnya.

Reuse membutuhkan usaha Anda dalam merawat busana dengan benar, terutama yang Anda kenakan sehari-hari. Pastikan Anda membaca label perawatan baju dengan seksama.

 

Recycle

Recycle atau mendaur ulang tentu saja amat bisa diterapkan pada dunia mode. Tak hanya recycle, kini industri mode sedang gencar melakukan upcycle yang memanfaatkan busana lama yang dikreasikan kembali untuk menjadi baju baru yang up to date. Banyak yang melakukannya.

Misalnya John Galliano sebagai pengarah kreatif rumah mode Margiela menerapkannya pada lini baru ‘Maison Margiela Recicla’ dimana ia melakukan dekonstruksi pada mantel lama yang dikreasikan kembali sebagai gaun. Anda bisa meniru ide Galliano ini untuk tumpukan baju di lemari.

Di Indonesia, Sejauh Mata Memandang melakukan upcycle pada tekstil yang mereka produksi pouch, tas jinjing, dan masker. Kini juga banyak peracang yang mengkreasikan celana denim lama menjadi jaket yang keren. Mau coba?

 

 

Repair

Nah, untuk yang satu ini memang kerap dilupakan. Tentu saja banyak hal yang terjadi dalam beraktivitas sehari-hari. kancing lepas, baju sobek, kelunturan, busana rajutan yang melar. Sayangnya, banyak yang langsung membuangnya. Padahal busana yang rusak ringan bisa diperbaiki dengan cara yang tidak sulit bahkan menjadi ornament baru pada baju kesayangan itu.

Repair, dapat kita lakukan dengan melakukan tambalan pada area yang bolong, msalnya dalam bentuk patchwork, atau sulaman dan bordir kecil yang cantik. Begitupun saat celana Anda mulai terasa longgar, pilih opsi mengecilkan atau memasang karet daripada langsung beli yang baru.

 

Repurpose

Repurpose bertujuan untuk mencegah dibuangnya baju lama tanpa melakukan alteration. Intinya menggunakan baju-baju yang sudah tidak terpakai untuk keperluan lain . Ini jadi semacam DIY dan jika Anda suka bikin-bikin kerajinan ide repurpose ini pasti menarik perhatian Anda.

Baju bayi milik sang buah hati dapat Anda abadikan dibalik bingkai sebagai pajangan di kamar bayi, koleksi wastra yang Cuma menumpuk di lemar bisa digantung di dinding menjadi pajangan cantik atau disampirkan di sofa kesayangan, jeans lama bisa menjelma menjadi tote bag unik dan sebagainya,

 

Re-sale

Siapa sih yang tidak senang belanja? Koleksi sepatu dan tas bermerk yang terawatt baik bisa menjadi investasi yang dapat dijual lagi. Bila Anda bingung dalam menilai barangnya, Anda bisa coba menghubungi beberapa toko penjual barang preloved yang memiliki sistem penilaian dan kurasi tersendiri.

Sebaliknya, Anda juga dapat membeli beberapa barang preloved yang masih berkualitas baik dan berharga murah. Teliti sebelum membeli.

 

Rent

Untuk keperluan fashion items yang khusus seperti gaun dan tas pesta terutama untuk acara-acara yang mensyaratkan dresscode, sekarang ada jasa penyewaan (rent). Dengan menyewa Anda dapat merasakan tampilan baru dengan harga yang jauh lebih murah. Setelahnya pun Anda tak perlu pusing memikirkan mencucinya, Anda hanya perlu mengembalikan dan memilih baju selanjutnya yang ingin Anda sewa.

Gerakan rental ini mulai menjamur, terutama untuk gaun malam dan busana formal lainnya. Gerakan rental turut memperpanjang usia daya guna sebuah baju.

Yuk jadi bijak dalam berbusana!

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Most Popular

Latest Articles